Make your own free website on Tripod.com

 

Rabu 2 Agustus 2000









  Dengan anggotanya:
 
   

  Rabu 26 Juli 2000 13:42:18 WIB
Efek Rokok Untuk Kesehatan

Fakta Rokok

  • Asap tembakau mengandung kurang lebih 4000 bahan kimia. Paling sedikit, 40 di antaranya merupakan bahan penyebab kanker.
  • Dari sekian banyak orang yang merokok sampai 20 batang sehari, hampir separuhnya mati sebelum mencapai umur 60.
  • Orang yang mulai merokok sebelum usia 15, punya risiko kena kanker paru 3 kali lebih besar daripada yang mulai merokok 10 tahun kemudian.
  • Kulit seorang perokok, biasanya mulai keriput 20 tahun lebih awal daripada kulit bukan perokok.
  • Merokok bisa mengurangi produksi sperma sampai 24 persen dari volume rata-rata.
  • Nikotin bisa bikin nyandu pemakainya. Pertama, nikotin merangsang syaraf di otak. Setelah itu, nikotin berefek menenangkan. Ini yang sering dicari para perokok. Mereka merasa lebih bisa berkonsentrasi pada hal-hal yang sedang dikerjakan.
  • Nikotin, bikin aus selaput lendir di mulut dan membuat lidah mati rasa. Terus, lama-lama nikotin juga mengikis gusi. Gigi jadi berkarang dan bukan nggak mungkin mulut juga diserbu kanker.
  • Nikotin bisa menyebabkan kanker tenggorokan.
  • Nikotin meninggikan tekanan darah hingga taraf berbahaya.
  • Nikotin melemahkan denyut jantung yang bisa menyebabkan kematian.
  • Nikotin menyebabkan kanker paru. Belum lagi, tar yang terdapat pada rokok bisa merusak pembuluh-pembuluh di tenggorokan.
  • Nikotin, mengurangi fungsi ginjal dalam memproses dan menyaring sisa-sisa zat dalam tubuh.
  • Nikotin, bisa menyebabkan kanker hati.
  • Nikotin, menyempitkan pembuluh darah. Akibatnya jantung terganggu.
  • Nikotin menyebabkan kanker kandung kemih.

    Ada Apa di Sebatang Rokok?

  • nikotin: zat adiktif yang membuat pemakainya kecanduan
  • karbon monoksida: sama seperti yang dikeluarin knalpot mobil
  • tar: bahan lengket akibat pembakaran nikotin yang menimbulkan kanker
  • aseton: sama dengan yang dipakai buat menghapus cat kuku
  • kadmium: dipakai untuk bahan baterai
  • arsenik: bahan racun
  • asap: mengandung kurang lebih 4000 bahan kimia dan 40 di antaranya menyebabkan kanker.

    Perokok Pasif
    Orang ini nggak merokok, tapi dia terpaksa menghisap asap tembakau orang lain. Kok bisa? Karena di dunia ini, kebiasaan merokok makin merajalela. Terlebih di sini, larangan merokok di kendaraan umum sama sekali dicuekin. Pelanggar nggak pernah didenda. Sementara emang ada tempat-tempat umum yang disediakan buat bebas merokok. Resto, kafe, pub atau pusat jajanan di mal-mal paling sulit terhindar dari kabut asap rokok. Alat penghisap udara kotor yang disediakan seringkali nggak terasa fungsinya.

    Asal tau aja, asap yang paling berbahaya sebetulnya timbul dari bagian ujung rokok yang membara. Asap ini mengandung lebih banyak amonia, karbon monoksida dan nikotin ketimbang asap yang dihembuskan perokok aktif. Kalo dua jenis asap itu bergabung, bisa dibayangin efek beracunnya. Bukan cuma buat perokok pasif tapi juga yang aktif.

    Selain itu ada lagi yang dirugikan. Bayi atau anak-anak yang tinggal dengan perokok gampang banget kena infeksi tenggorokan dan paru-paru di awal masa pertumbuhan mereka. Setelah gede, mereka juga menghadapi risiko gangguan pernafasan yang lebih besar.

    Begitulah, kita selalu hidup dengan orang lain. Ketika kita sulit menyayangi diri sendiri, udah pasti orang lain juga kena nggak enaknya. Jadi, Think wisely-lah! Selama belum merokok, sebaiknya nggak usah memulai. Kalo terlanjur nyandu, tolong pikirin yang bukan perokok.(heni/majalah Hai)

  •  
    | Tentang Sekolah 2000 | Arsip Berita | Situs Sekolah | Pustaka | Guru | Siswa | Hiburan | Forum Komunikasi |
    | Situs Depdiknas | Pendaftaran Sekolah 2000 | Home |
    Copyright 2000 Sekolah 2000