Make your own free website on Tripod.com

 

Rabu 2 Agustus 2000









  Dengan anggotanya:
 
   

  Jum'at 21 Juli 2000 16:12:39 WIB
wanted: janin bintang!

Sementara ini para astronom menduga, kemungkinan masih banyak planet-planet lain di galaksi kita yang tidak bisa dideteksi oleh teleskop. Karena itulah para ilmuwan selalu termotivasi untuk selalu ingin menciptakan peralatan yang lebih canggih lagi agar planet-planet yang masih ngumpet atau enggak kelihatan, bisa dideteksi.

tata surya
"Dari berbagai pengamatan, ternyata Tata Surya kita enggak sendirian, tapi punya 'saingan'. Tata surya baru kebanyakan ditemukan dekat dengan Tata Surya kita. Kalau ada planet yang mengitari sebuah bintang, itu pasti tata surya baru di luar Tata Surya kita. Mereka membentuk keluarga sendiri," begitu papar Widya Sawitar.

Tata Surya kita merupakan bagian dari Galaksi Bimasakti. Sederhananya, Widya menjelaskan, "Matahari punya teman-teman, yakni bintang-bintang (dan sembilan planet) yang jumlahnya sampai 200 milyar. Itu kita namakan Galaksi Bimasakti." Secara harafiah galaksi adalah kumpulan bintang-bintang. Di Galaksi Bimasakti, Matahari hanyalah salah satu dari ratusan milyar bintang yang punya tata surya sendiri (dikelilingi planet-planet). Jadi Tata Surya kita merupakan keluarga Matahari dan sembilan planetnya. Selain Bimasakti, masih ada lagi galaksi lain seperti Galaksi Andromeda, dan galaksi-galaksi lain.

pembentukan planet
Pada saat ditemukan, planet tersebut ada yang sudah sempurna terbentuk, ada yang masih dalam proses. Unsur planetnya sendiri juga beragam. Tapi yang jelas, materinya terdiri dari debu (dust) dan gas. Unsur debunya kurang lebih hampir sama dengan debu di Bumi. Kalau debu-debu tersebut terkondensasi, akan menggumpal dan padat. Dan kalau itu terakumulasi terus menerus, akan menjadi bongkahan. Beruntung kalau bongkahannya sempurna bisa bulat seperti Bumi. Tapi kalau tidak terakumulasi dengan bagus, bentuknya bisa kayak kentang yang permukaannya enggak rata. Penemuan planet baru ada juga yang masih merupakan janin bintang. Ketika sudah sempurna menjadi bintang, sisa-sisa materinya ada yang bisa menjadi planet. Planet adalah bintang yang enggak memancarkan sinar. Di galaksi kita saja masih banyak janin bintang, apalagi di luar Galaksi Bimasakti. Semoga saja teleskop yang lebih keren dari Hubble buru-buru ditemukan, so makin banyak planet dan bintang yang bisa diintip dan dideteksi.(haryati/kaWanku)

 
| Tentang Sekolah 2000 | Arsip Berita | Situs Sekolah | Pustaka | Guru | Siswa | Hiburan | Forum Komunikasi |
| Situs Depdiknas | Pendaftaran Sekolah 2000 | Home |
Copyright 2000 Sekolah 2000